Cara Memperbaiki Pompa Air

Tips Untuk Memper Baiki Pompa Air

Pompa Air

Cara Memperbaiki Pompa Air.

Cara Merawat Pompa Air

Tips Trik dan Cara Memperbaiki Pompa Air

Statistik Pompa Air

Statistik Pompa Air Pompa Plus

Kumpulan Jenis Pompa Air

Type Merk dan Harga Pompa Air Masa Kini

Tampilkan postingan dengan label memperbaiki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label memperbaiki. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Januari 2013

Di Afrika Pompa Air Yang Bisa Mengirimkan Sms

http://pompa-plus.blogspot.com/
Kita tentu tahu jika di Afrika sana air merupakan barang yang sangat berharga dan langka. Tidak heran jika di sana orang akan rela berjalan hingga berkilo-kilo hanya untuk menemukan air. Tidak cukup sampai disitu, untuk mendapatkan air tersebut pun mereka masih harus bekerja keras lagi seperti menggunakan pompa air manual karena tidak memungkinkan jika menggunakan tenaga listrik.

Nah, bisa anda lihat sendiri pada gambar di atas bentuk pompa air yang ada di Afrika sana. Mirip sekali bukan dengan pompa air manual yang dulu pernah kita gunakan??? Namun, meskipun bentuknya sama jeleknya dengan pompa air manual yang ada di sini
dahulu, ternyata pompa air manual di Afrika ini memiliki fitur lain yang cukup mengagumkan loh.

Fitur tersebut adalah, kemampuan pompa ini untuk mengirimkan sms kepada tukang ledeng terkait ketika pompa ini mengalami kerusakan karena pompa air manual ini dilengkapi dengan teknologi GSM. Hal ini dilakukan karena menurut pengalaman yang pernah terjadi di sana, ketika pompa air rusak terkadang hingga berbulan-bulan tidak ada yang melaporkan kerusakan tersebut. So, dengan dipasangkannya teknologi GSM pada pompa ini jika terjadi kerusakan diharapkan tukang ledeng akan segera datang untuk memperbaikinya.

Pompa air manual dengan teknologi GSM ini dikembangkan oleh tim dari Oxford University dan saat ini sudah ada sekitar 70 unit yang sudah terpasang di beberapa daerah di Kenya, Afrika. Dengan adanya GSM di dalam pompa ini, diharapkan keadaan pompa akan selalu terpantau dan air akan selalu tersedia untuk mereka.

Senin, 14 Januari 2013

Rajanya Pompa Air Sanyo

rajanya_pompa_air_sanyo.jpg

Raja yang Tidak Mencitrakan “Saudaranya”
Sanyo menguasai pangsa pasar pompa air sejak puluhan tahun lalu. Apa rahasianya?
Suganda Kurnia, Sales Manager PT Setrindo Prima mengaku cukup pusing dengan persepsi konsumen terhadap Sanyo. Merek ini sangat kuat dan namanya menjadi generik untuk pompa air. Tetapi merek ini juga digunakan oleh “saudara-saudaranya”, seperti televisi, tape, kulkas, kipas angin, AC dan sejumlah produk lain. Akibatnya, konsumen “taken for granted“ terhadap merek Sanyo pompa air. Persepsi yang berkembang seolah-olah merek Sanyo hanya kuat di kategori pompa air. Padahal, kualitas sejumlah item seperti yang disebutkan di atas tidak kalah bersaing dengan merek-merek kompetitor.
Umumnya, strategi yang dijalankan pemasar ketika menawarkan sejumlah item hanya menonjolkan satu produk sebagai andalan. Tujuannya, untuk menarik fokus persepsi konsumen terhadap produk tersebut. Strategi ini dijalankan sebagai sasaran antara. Setelah konsumen melirik, barulah produk-produk lain disodorkan. Dari situlah muncul persepsi bahwa ternyata merek yang ditawarkan cukup variatif dan beragam jenis. Contoh konkritnya bisa dilihat dari strategi yang dijalankan Vitron. Brand yang menggunakan endorser Sarah Azhari ini pertama kali muncul hanya menawarkan produk DVD dalam setiap komunikasinya. Setelah cukup diterima konsumen, lalu Vitron mengiklankan juga televisi dan tape dengan merek yang sama. Sekarang konsumen pun tahu, bahwa Vitron tidak hanya merek DVD. Cara seperti itu cukup jitu, secara perlahan menggiring mind konsumen ke berbagai jenis produk dengan merek yang sama.
Tapi, Sanyo punya pengalaman yang berbeda. Sebagai umbrella brand, merek ini tidak mampu mengangkat image produk lain selain pompa air. Bukannya tidak pernah Setrindo Prima mencoba melakukan upaya untuk mengkomunikasikan bahwa semua merek Sanyo sama berkualitasnya seperti produk pompa air. Sayangnya, persepsi konsumen yang terbangun sangat kuat terhadap Sanyo pompa air, sulit dialihkan. Selalu saja yang terjadi: Sanyo adalah pompa air, dan sebaliknya, pompa air adalah Sanyo.
Mutu, Service dan Spare Part
Baiklah, tulisan ini tidak ingin mengajak Anda untuk mengungkap strategi Sanyo memperkuat seluruh item brand, karena memang sampai saat ini, persepsi yang terbangun masih sama. Tulisan ini justru mau menelusuri bagaimana kiprah Sanyo pompa air yang secara brand sangat kuat dan menjadi leader di industrinya. Sejak 30 tahun yang lalu, Sanyo pompa air sudah memasuki pasar Indonesia sebagai yang pertama (pionir). Saat itu, seluruhnya masih impor dari Jepang. Baru pada 1982, mereka mulai memproduksi sendiri dengan mendirikan pabrik di Cikarang. Meski begitu, sebagian masih tetap impor dari Jepang. Produk yang pertama kali masuk ke Indonesia adalah tipe PH 100AN untuk sumur dangkal.
Potensi pasar pompa air sendiri sangat besar. Sejumlah pemain pun ikut nimbrung di industri ini. Selain Sanyo, merek-merek Jepang yang memperebutkan pasar ini, antara lain adalah Panasonic dan Hitachi. Merek-merek lokal— seperti Maspion dan Shimitzu—pun ikut meramaikan persaingan. Ada pula merek Dab dan Grunfos. Dilihat dari bentuknya, produk pompa air terbagi dalam dua gaya. Bentuk tertutup seperti Sanyo, Panasonic dan Hitachi menggunakan Japanese style. Sedangkan yang “telanjang” atau tanpa tutup menganut Italic style. Merek-merek China kebanyakan menggunakan style “telanjang” dan harganya relatif lebih murah.
Besarnya pasar pompa air ini bisa dilirik dari jumlah permintaan masing-masing kategori. Untuk kategori pompa air sumur dangkal non otomatis, permintaan pasar untuk brand Jepang dan lokal mencapai 125.000 unit per bulan. Sedang yang otomatis mencapai 35.000 unit per bulan. Angka ini belum ditambahkan dengan permintaan terhadap merek China. Pada kategori non otomatis, permintaan merek China mencapai 30% dari totalnya. Sedang yang otomatis mencapai 20% dari totalnya. Sementara untuk jenis jet pump atau sumur dalam, permintaan untuk semua brand mencapai 5.000 unit per bulan. Pertumbuhan industrinya rata-rata mencapai 15–20% per tahun.
Sebagai merek pionir di kategori pompa air, Sanyo menguasai bagian terbesar dari pasar yang diperebutkan. Untuk kategori jet pump 250 watt, Sanyo menguasai sekitar 30% pangsa pasar, bersaing kuat dengan Shimitzu yang yang meraih share sekitar 20%. Sedangkan di kategori pompa air sumur dangkal, Sanyo berkuasa di tipe PH 100AN dengan perolehan pangsa sekitar 35%. Di sini, Sanyo bersaing ketat dengan merek Panasonic.
Berbeda dengan produk lain dari merek Sanyo, konsumen telah mendapatkan kepuasan dari segi mutu dan service pompa air Sanyo. Mutu, jelas sudah tidak terbantahkan. Meskipun lebih mahal, pompa ini menjadi pilihan pertama konsumen. Dari segi service, konsumen pun cukup puas. Apalagi Setrindo Prima dalam waktu dekat bakal meluncurkan program “one day service”—konsumen yang komplain lewat telepon langsung didatangi hari itu. Selanjutnya, suku cadang Sanyo juga mudah didapat. Menurut Suganda, mutu, service dan spare part ini menjadi kunci sukses Sanyo pompa air diterima konsumen. Tidak mengherankan, jika Sanyo pompa air ini mendapatkan berbagai penghargaan sebagai brand terbaik dari berbagai lembaga terkait.
Suganda mengakui, Sanyo pompa air sangat agresif beriklan dan berpromosi. Saat ini saja, ungkapnya, Sanyo meluncurkan dua versi iklan. Yang pertama menggunakan endorser Roni Dozer (bintang Extravaganza) dan yang terbaru (belum tayang) menggunakan endorser pelawak Kiwil. Ia menambahkan, dalam waktu dekat, Sanyo juga akan menggencarkan iklannya lewat billboard di seluruh Pulau Jawa. Hanya saja, yang terakhir ini mengusung semua jenis produk Sanyo.
Kisah sukses Sanyo jet pump ini didukung pula oleh penyebaran yang merata di seluruh Indonesia. Tidak kurang ada sekitar 30 diler dan 300-an subdiler ikut menyebarkan produk ini ke tangan konsumen. Dari data penjualan, menurut Suganda, tarikan terbesar masih di daerah Jawa, disusul kemudian Sumatera, lalu Sulawesi dan terakhir di Kalimantan.
Belakangan, Sanyo yang menjadi merek generik di pompa air ini mengubah slogannya. Sebelumnya, sang leader menggunakan slogan “Sanyo, rajanya pompa air”. Slogan ini sangat mengena di benak konsumen dan semakin memperkuat brand Sanyo di pompa air. Slogan ini kemudian diubah agar terlihat lebih santai dan tidak terlalu serius seperti yang terdahulu. Sebagai pengganti, bunyinya menjadi “Air loyo, pakai Sanyo.” Slogan terbaru ini mulai diperkenalkan kepada konsumen sejak 2003 lalu.
Lalu, bagaimana target ke depan? Menurut Suganda, sebagai market leader, Setrindo Prima akan terus memjaga dominasi Sanyo di pompa air. Langkah mempertahankan posisi ini akan didukung pula oleh berbagai inovasi produk, baik dari segi bentuk maupun teknologinya. “Kami ingin one step ahead dari merek-merek lain,” ucapnya optimis. (Tajwini Jahari & Rofian Akbar/Majalah Marketing).

Minggu, 13 Januari 2013

Cara Merawat Pompa Air

Cara_Merawat_Pompa_Air.jpg.png

Pernahkan Anda mengalami pompa air listrik Anda ngadat? Bila iya, mungkin penyebab dan solusinya sama seperti yang saya alami minggu ini.
Sudah seminggu ini kami sekeluarga direpotkan oleh ngadatnya pompa air (air jet pump). Kadang saat dinyalakan bisa langsung nyala dan memompa air dari sumur ke jaringan pipa. Namun lebih sering mendengung (dalam ilmu tajwid disebut idghom bigunnah) beberapa saat sampai kemudian bertugas kembali memompa air. Bahkan 3 hari lalu, kami dibuat terkejut saat pulang dari jalan-jalan, karena pompa menyala dan memompa air hingga luber. Rupanya saat kami akan berangkat, saya sempat menghidupkan pompa air, dan pompa tidak langsung menyala.
Sempat terpikir untuk membawa pompa air ke tukang servis. Namun bingung dengan pompa air pengganti hingga pompa air tersebut berhasil diperbaiki. Hingga pagi tadi saya sempatkan bertanya ke Mbah Google untuk jenis kerusakan pompa air yang sering ngadat. Dari informasi Mbah Google, saya mendapatkan informasi A1 (valid) kalau penyebab utama pompa air yang berdengung namun tidak berputar karena komponen listrik yang bernama kapasitor mulai berfungsi tidak normal. Solusinya harus diganti dengan yang baru.
Akhirnya setelah pulang dari kantor sore ini, saya melepas kapasitornya dan mencari dengan spesifikasi yang sama di toko elektronik. Saat saya tanya apakah ada kapasitor pompa air 8 mikro farad, di penjaga toko langsung mengangguk dan menyebut merek tertentu. Rupanya dia hafal di luar kepala, bila kapasitor jenis tersebut pasti dari merek tersebut. Lumayan, harganya 31 ribu.
Setiba di rumah, saya pasang kapasitor baru tersebut. Membungkus sambungan kabel dengan isolasi listrik dan menyalakannya. Ajib!!! Pompa langsung menyala tampa harus mengambil nomer antrian.
Ya begitula pekerjaan menjadi kepala rumah tangga. Tidak semua kerusakan harus dibawa ke tukang reparasi. Penting juga untuk belajar memperbaiki peralatan rumah tangga agar bisa menghemat pengeluaran dan tentu saja penanganan masalah dengan cepat dan tepat.

Ingin tau cara merawat pompa air  lainnya,klik disini !

Cara Mengatasi Kerusakan Pada Pompa Air





Tetapi jika airnya didalam pipa penuh,Lihatlah ujung pipa untuk keluar air ada gelembung udara tidak;Jika da gelebung udara pada hal air dalam pipa penuh kemungkinan silnya bocor atau bisa juga ruangan impelernya bocor/rembes atau bisa juga pipa hisapnya ada yang bocor atau ada sambungan yang bocor .Tetapi jika air dalam pipa penuh dan tak ada gelombang udara, Kemungkinan besar yang rusak impelernya,tutup impeller,ruang impeller,kerusakanpada impeller,tutup impeller ruang impeller  biasanya aus dimakan usia atau aus karena gesekan,yang dusebabkan oleh pasir yang masuk atau debu.Jikalau pompa air tersebut tidak berputar,Langkah pertama periksa instalasi listriknya ,Bisa saja kabelnya putus atau bisa juga saklarnya rusak,bila instalasi tak ada masalah ,coba periksa motornya dari arah belakang dan putar putarlah motor tersebut.Bila kita putar putar tidak mau berputar atau berat untuk berputar kemungkinan ruangan impeller penuh dengan kotoran atau jika sebelum pompa air mati suaranya pompa air tersebut keras kemungkina lakernya aus/macet. Jikalau motornya diputar putar ringan tapi tak mau nyala/berputar coba periksa kapasitornya,jika kapasitor bagus berarti masalahnya ada pada sepulnya,

Kerusakan spul ada tiga macam  1 KONSELET/HHUBUNGAN ARUS PENDEK  2 PUTUS 3 TERBAKAR  Jika spul konselet putaran motor akan menjadi lambat atau airnya tetap mengalir tapi tidak lama kemudian akan mati  dan tidak lama kemudian akan hidup lagi dengan sendirinya,Pada kondisi ini motor  panas sekali. Jika spulnya putus: kalau yang putus sepul utama pompa air tetap tak mau berputar ,Tapi pada motornya aka nada suara dengung.Jika yang putus spul yang bukan utama,Jika pompa air dihidupkan dan dibantu dipur putar motornya   pompa air akan nyala dan mengalir airnya tapi jika dimatikan lalu dihidupkan kembali pompa air tidak akan hidup lagi,Hal seperti ini juga bisa terjadi jika kapasitor mati/lemah.jika spul konselet  listrik akan lansung anjlok bersamaan ketika pompa air dihidupkan.
 Ada cara lagi yang sangat sederhana untuk mengatasi Pompa air kita agar awet .tahan lama
1 Tempat pemasangan Pompa air harus bersih dari debu dan hindari tempat yang lembab
2.Bila ada hewannya segera bersihkan sekalipun hanya semut apa lagi tikus,Pernah aku jumpai ada pompa air yang tak jalan gara gara didalam kipas nya ada ulatnya,Dan yang sangat banyak pompa air terbakar gara gara untuk sarang semut
3. jangan terkena air 
4.Jangan terkena sinar mata hari langsung