Selasa, 08 Januari 2013

Bijak Memilih Pompa Air

Bijak Memilih Pompa Air
Pompa air listrik telah menjadi salah satu kebutuhan utama di banyak rumah tangga dewasa ini. Hadirnya pompa air membuat kegiatan rumah tangga seperti mencuci, menyiram tanaman atau mandi menjadi lebih mudah. Tak perlu lagi memeras banyak tenaga untuk menimba air di sumur atau mengayun pengait pompa.

Memilih pompa air yang berkualitas bukanlah perkara mudah. Satu hal yang harus diperhatikan, jangan cepat tergiur dengan harga yang murah, tapi perhatikanlah dengan seksama spesifikasi dari pompa yang akan dipilih dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah kondisi pengambilan sumber air dan tingkat kedalaman sumur di rumah. Pasalnya, tingkat kedalaman sumur ini menentukan tipe pompa air berikut daya hisap dan daya dorong yang diperlukan untuk mendapatkan hasil sempurna. Sesuaikan daya hisap dan dorong ini dengan kebutuhan Anda sehari-hari agar tetap hemat energi.

Kedua, perhatikanlah kebutuhan listrik yang diperlukan bagi pompa air. Sesuaikan daya yang diperlukan dengan besarnya daya listrik rumah Anda, jangan sampai daya listrik untuk pompa air ini justru menyedot sebagian besar pasokan listrik di rumah. Mengapa? Karena saat pompa air digunakan, tentunya peranti elektronik lain harus "mengalah" untuk menghindari tegangan turun. Bila hal ini sering terjadi, alat-alat elektronik dapat rusak. Jika ingin menggunakan pompa air dengan daya listrik yang cukup besar, ada baiknya untuk menambah kapasitas listrik di rumah.

Ketiga, perhatikanlah bahan yang digunakan untuk pompa air ini. Tinggi rendahnya kualitas pompa air juga ditentukan dari bahan yang digunakan. Misalnya, bodi motor yang menggunakan bahan stainless steel cocok untuk pemakaian dalam jangka waktu lama dan tergolong kuat untuk digunakan pada air yang mengandung garam.

Terakhir, jangan sepelekan layanan purna jual dan garansi yang diberikan saat membeli pompa air. Adanya garansi dan layanan purna jual yang baik juga mencerminkan kredibilitas produsen tersebut dan secara tidak langsung menggambarkan kualitas dari produknya sendiri.

0 komentar:

Posting Komentar